
KabarDunia.com – Daun sambung nyawa (Gynura procumbens), atau yang dikenal juga sebagai daun dewa, dipercaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Tanaman merambat berwarna hijau muda ini telah lama dimanfaatkan sebagai obat herbal.
Tanaman ini banyak tumbuh di negara-negara Asia Tenggara, seperti Malaysia, Thailand, dan Indonesia. Secara geografis, asal tanaman herbal ini sangat luas, mencakup India, Thailand, Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Afrika. Jangkauan alamnya membentang dari kaki Himalaya ke Cina selatan dan Filipina.
Daun sambung nyawa ini tumbuh liar, tapi juga ada yang dibudidayakan sebagai sayuran atau tanaman obat. Khasiatnya tidak lepas dari berbagai zat aktif kimiawi yang baik untuk kesehatan, seperti saponin, tannin, terpenoid, flavonoid, kaempferol-3-O-rutinoside, kaempferol, astragalin, dan rutin. Selain itu, tanaman ini juga kaya akan senyawa fenolik dan vitamin C (asam askorbat).
Berbagai Manfaat Daun Sambung Nyawa bagi Kesehatan
- Menurunkan Tekanan Darah dan Melindungi Jantung: Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa daun sambung nyawa berpotensi untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Hipertensi sendiri merupakan faktor risiko banyak penyakit kardiovaskular, termasuk stroke. Daun ini dapat mencegah aktivitas angiotensin converting enzyme (ACE), yaitu enzim yang mengatur tekanan darah dan melebarkan pembuluh darah. Mengonsumsi daun ini juga dapat meningkatkan oksida nitrat, bahan kimia penting yang membantu memperlebar pembuluh darah. Dengan teratasinya hipertensi, risiko untuk terjadinya penyakit jantung juga dapat ditekan.
- Menurunkan Kadar Gula Darah: Beberapa penelitian melaporkan bahwa ekstrak daun sambung nyawa dapat menurunkan kadar gula darah. Daun ini mengandung senyawa seperti kaempferol, quercetin, sinapic, caffeic, dan vanillic acid. Senyawa tersebut dapat membantu menurunkan kadar gula darah pada pengidap diabetes. Daun ini merangsang pengambilan glukosa oleh sel lemak dan sel otot, sehingga mengurangi kadar gula darah dan melindungi dari kerusakan hati pada diabetes tipe 2.
- Mencegah Kanker dan Melawan Radikal Bebas: Antioksidan yang terkandung dalam daun sambung nyawa dapat melawan radikal bebas di dalam tubuh yang dapat merusak sel-sel dan menyebabkan penyakit kanker. Sifat antioksidan dalam daun ini dapat membantu mengurangi stres oksidatif. Tanaman ini sudah sejak lama digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk kanker darah, kanker rahim, dan kanker payudara. Ekstrak dari daun sambung nyawa menunjukkan aktivitas yang dapat mencegah pertumbuhan dan pembelahan sel kanker, serta dapat membunuh sel tersebut. Dengan mengonsumsi daun ini, maka dapat mencegah kanker pada fase awal dan menekan penyebaran sel kanker.
- Meningkatkan Kesuburan: Infertilitas merupakan salah satu komplikasi dari penyakit diabetes. Daun sambung nyawa dilaporkan dapat mengatasi masalah kemandulan akibat diabetes dengan cara meningkatkan jumlah, pergerakan, dan kualitas sperma. Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa daun ini meningkatkan aktivitas enzimatik, mengurangi persentase sperma yang mati, dan meningkatkan pematangan sperma.
- Mengurangi Peradangan: Kandungan etanol, steroid, flavonoid, dan kaempferol dalam ekstrak daun sambung nyawa memiliki sifat antiinflamasi dan antivirus. Tanaman ini dipercaya dapat meredakan peradangan, seperti rematik. Daun ini juga mengandung caryophyllene, pinene, limonene, dan carene, yang semuanya diketahui memiliki sifat antiinflamasi. Ekstrak daun ini juga dapat digunakan secara topikal dalam mengobati kondisi peradangan, seperti aterosklerosis.
- Membantu Mengobati Infeksi: Daun ini memiliki sifat antibakteri, antivirus, dan antijamur. Daun ini dilaporkan dapat mencegah perkembangbiakan Plasmodium penyebab malaria. Daun ini juga dapat menghambat aktivitas virus penyebab herpes simpleks, bakteri penyebab infeksi (seperti Bacillus cereus, Pseudomonas aeruginosa, Vibrio cholerae, dan Salmonella typhi), serta jamur penyebab kurap (seperti Candida albicans dan Aspergillus niger).
- Mengatasi Gangguan Pencernaan dan Ginjal: Luka pada lambung dan usus yang bisa menyebabkan perdarahan pada saluran cerna diyakini dapat diredakan dengan ekstrak daun ini. Ekstrak daun ini terlihat dapat mencegah terbentuknya tukak lambung dan melindungi lapisan dalam lambung. Selain itu, sebuah penelitian melaporkan bahwa ekstrak daun ini dapat menghambat pembelahan sel dan sintesis DNA yang dapat menyebabkan gangguan pada ginjal
Cara Mengonsumsi Daun Sambung Nyawa
- Dimakan dalam keadaan mentah sebagai lalapan.
- Digunakan sebagai bumbu masakan saat memasak sup daging atau udang, atau diolah menjadi lauk.
- Meminum air rebusannya seperti meminum teh dengan cara merebus beberapa helai daunnya.
- Dikonsumsi dalam bentuk suplemen, dengan memastikan ada nomor izin edar yang terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta digunakan sesuai aturan pakai.
Efek Samping dan Tindakan Pencegahan
Daun ini umumnya tidak memiliki efek samping. Namun, seperti makanan pada umumnya, mungkin ada risiko kecil dari reaksi alergi. Jika khawatir dapat mengalami alergi, Anda bisa mencoba mengonsumsi satu daun kecil saja untuk melihat bagaimana tubuh bereaksi.
Masih dibutuhkan studi lebih lanjut untuk memastikan manfaat daun sambung nyawa pada kesehatan, efektivitasnya untuk mencegah maupun mengatasi penyakit, serta dosis dan keamanannya bila digunakan sebagai pengobatan herbal. Oleh karena itu, konsultasikan dengan dokter sebelum Anda mengonsumsi daun sambung nyawa, terlebih jika Anda sedang menggunakan obat-obatan tertentu, sedang hamil, atau sedang menyusui.








