Lucy Maud Montgomery, Novelis Legendaris Penulis Anne of Green Gables

Lucy Maud Montgomery, Novelis Legendaris Penulis Anne of Green Gables 3

KabarDunia.com Kenalkah anda dengan Lucy Maud Montgomery?. Sosok yang menjadi Google Doodle pada hari ini merupakan seorang penulis novel yang sangat terkenal pada masanya, Lucy Maud montgomery adalah seorang penulis novel terkenal yang sempat menjadi primadona dengan novelnya yanng berjudul “Anne of Green Gables” yang diterbitkan pada tahun 1908. Sejak peluncuran novel itulah nama penulis yang lahir pada 30 November 1874 mulai bersinar. maka jangan heran untuk mengapresiasinya pada hari ini tepat ulang tahunnya yang ke 141, Google pun membuatkannya sebuah Doodle yang cukup unik.
Lucy Maud Montgomery, Novelis Legendaris Penulis Anne of Green Gables
Novel “Anne of Green Gables” yang menjadi tonggak kesuksesan dari Lucy Maud Montgomery sendiri bercerita mengenai sosok yang tak lain seorang gadis yatim piatu. dan berikut adalah sinopsisnya.

Ini kisah tentang seorang gadis yatim piatu bernama Anne. Pasangan kakak-beradik Matthew dan Marilla Cuthbert yang masing-masing tidak menikah memutuskan untuk mengadopsi seorang anak lelaki dari panti asuhan untuk membantu mereka mengurus tanah pertanian mereka di ranch milik mereka yaitu Green Gables. Namun alangkah terkejutnya mereka ketika yang datang justru seorang anak perempuan.

Anne seorang gadis kecil berusia 11 tahun berambut merah, bukanlah gadis kecil biasa, dia ceria, sangat suka berbicara, ceplas-ceplos dan sangat suka berimajinasi dalam sekejap Anne langsung jatuh cinta akan keindahan Green Gables dan desa Avonlea. Kendati bukan anak laki-laki seperti yang diharapkan, Matthew ternyata langsung menyukai Anne, yang kehadirannya justru membuatnya merasa nyaman dan membuat Green Gables menjadi sangat hidup dan ceria. Namun tidak demikian dengan saudara perempuannya Marilla, dia keberatan dan bermaksud untuk mengembalikan Anne, namun entah bagaimana Marilla  akhirnya juga merasa tidak tega untuk menyerahkan Anne yang polos terhadap orang tidak dikenal dan akhirnya memutuskan untuk tetap mengadopsi Anne.

Kehadiran Anne membawa nuansa baru bagi Green Gables, Matthew yang sudah menyukai Anne sejak awal, senang mendengarkan celotehan Anne yang sangat suka berimajinasi dan memberi nama-nama unik pada segala sesuatu hal yang menurutnya indah seperti Kanopi Kekasih, Permadani Violet, Hutan Berhantu, dll. Sedangkan Marilla yang memutuskan untuk mengasuh Anne dan mengajarinya berbagai macam hal seperti tata krama dan sopan santun pelan-pelan mulai juga menyukai Anne.

Sedangkan bagi Anne sendiri, Green Gables adalah rumah barunya yang sangat dia sukai, disini Anne juga menjalani kehidupan normalnya sebagaimana anak-anak lain, (dimana sebelumnya dia harus mengalami kehidupan tidak pasti akibat berpindah-pindah pengasuhan) berkenalan dengan anak perempuan sebayanya, Diana Barry yang langsung menjadi sahabat terbaiknya dan juga bersekolah di desa Avonlea dan membuatnya mendapat banyak teman seperti Ruby dan Jane. Satu hal penting, jangan sebut Anne dengan sebutan wortel, sebagaimana yang dilakukan Gilbert Blythe, yang langsung membuat Anne marah dan menjadikannya musuh dan rival dalam berbagai macam hal.

Anne juga anak yang cerdas, dengan segera dia menjadi populer di antara anak-anak sekolah lain dan sikapnya yang menyenangkan membuat orang paling kaku pun menjadi luluh padanya.

Sepanjang karir kepenulisannya Lucy Maud Montgomery ini, telah membuat sebanyak 20 novel , 530 cerita pendek, 500 buah puisi serta 30 esai. Dan hampir semua novel yang telah dibuat oleh Lucy Maud Montgomery dibuat di sebuah tempat bernama Prince Edward Island, di Kanada. Yang mana saat ini lokasi tersebut di menjadi sebuah landmark sastra serta menjadi tempat tujuan lokasi wisata yang cukup ramai dikunjungi.
Lucy Maud Montgomery, Novelis Legendaris Penulis Anne of Green Gables 2
Hingga Lucy Maud Montgomery sendiri akhirnya meninggal pada tanggal 24 April 1942.