Jalan-Jalan ke Museum Kereta Api di Sawahlunto

Jalan-Jalan ke Museum Kereta Api di Sawahlunto

KabarDunia.com Kereta api merupakan salah satu sarana transportasi yang umum di Indonesia. Sejarah kereta api sendiri juga sudah melalui perjalanan yang panjang sejak pertama kali diperkenalkan sebagai sarana transportasi di Indonesia. Jika ingin menilik lebih jauh mengenai sejarah kereta api, maka museum lah tempat yang tepat. Salah satu museum khusus kereta api adalah Museum Kereta Api Sawahlunto yang terletak di Jl. Kampung Teleng, Desa Pasar, Kecamatan Lembah Segar, Sumatera Barat. Jika anda merencanakan untuk jalan-jalan ke Museum Kereta Api di Sawahlunto, berikut sedikit ulasannya:

  1. Sejarah: Dulunya museum ini adalah stasiun kereta api yang dibangun pada tahun 1918 pada masa kolonial Belanda yang digunakan untuk mendistribusikan batu bara. Akhirnya, stasiun ini diresmikan sebagai museum pada tahun 2005 oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Meskipun sudah dialih-fungsikan menjadi museum, kondisi bangunannya tetap seperti aslinya, masih dihiasi dengan tiang-tiang dan peron yang cukup luas, serta desain bangunan yang sangat kental akan zaman kolonial Belanda.
  2. Koleksi: Museum Kereta Api Sawahlunto memiliki 106 macam koleksi yang terdiri dari gerbong, lokomotif uap, alat-alat komunikasi, timbangan, lonceng penjaga stasiun, dan lain-lain. Beberapa koleksinya masih berfungsi dengan baik, salah satunya adalah Kereta Api Batubara yang diberi nama Mak Itam. Selain sebagai pajangan, juga masih bisa digunakan sebagai kereta wisata dengan jurusan Sawahlunto-Muarokalaban yang melewati terowongan sepanjang hampir 1 km serta pesawahan, dan perbukitan hijau yang tentu menjadi pengalaman yang tak terlupakan.
  3. Biaya: Perjalanan wisata menggunakan Mak Itam ini hanya diadakan setiap hari sabtu dan minggu, dengan biaya Rp 15.000/orang, harga yang sebanding dengan apa yang pengunjung dapatkan selama perjalanan. Jika hanya ingin melihat-lihat koleksi dari museum, maka pengunjung hanya akan dikenakan biaya Rp 3.000 untuk orang dewasa dan Rp 1.000 untuk anak-anak. Harga yang sangat murah untuk kesenangan dan sekaligus pengetahuan yang akan didapatkan.

Wisata jalan-jalan ke Museum Kereta Api di Sawahlunto buka setiap hari selain hari senin, pada jam jam 07.30 – 16.00 WIB. Jadi tidak perlu bingung lagi mencari tempat wisata bagi seluruh keluarga yang tidak hanya menyenangkan, namun juga mendidik bagi anak-anak. Terimakasih dan semoga bermanfaat