iPhone 8 Dijual Lebih Mahal, Benarkah Salah Samsung?

iPhone 8 Dijual Lebih Mahal, Benarkah Salah Samsung KabarDunia.com_iPhone-8-Dijual-Lebih-Mahal-Benarkah-Salah-Samsung_iPhone 8

KabarDunia.com – Jika sebelumnya Samsung Galaxy Note dengan banderol 13 juta sukses membuat netizen heran, maka kali ini iPhone 8 pun bersiap untuk membuat netizen semakin geleng-geleng kepala. beberapa hari lagi, tepatnya tanggal 12 September mendatang Apple bakal segera meluncurkan iPhone 8.

Beberapa hari belakangan pun isu tentang flagship terbaru dari Apple ini seolah tak henti-hentinya menjadi perbincangan netizen. Belum lama ini pun juga beredar mengenai berapa dana yang harus disiapkan untuk bisa membawa iPhone 8 hingga akhirnya tersiar kabar bahwa iPhone 8 atau disebut-sebut juga iPhone X dengan penyimpanan internal 512GB bakal dijual dengan harga yang jauh mahal sekitar 1,199 USD (16 juta-an).

Sontak saja kisaran harga ini membuat banyak kalangan yang kaget. Fitur apa yang ada pada iPhone 8 ini sehingga harganya bisa melambung dan berbeda cukup jauh dengan galaxy Note 8?

Berdasarkan laporan dari KGI Securities, harga mahal iPhone 8 ini terjadi tak lain karena panel OLED yang diusungnya. Hal ini tak lain karena panel OLED yang dipakai Apple tersebut ternyata dibeli dari Samsung dengan banderol yang cukup mahal bahkan hingga dua kali lebih mahal dari layar yang digunakan pada iPhone 7. Hal inilah yang akhirnya membuat Apple terpaksa mengatrol harga smartphone barunya.

Apple sendiri dikabarkan harus rela merogoh kocek sampai 130 USD hanya untuk setiap panel OLED yang diperolehnya dari kompetitor tersebut.

Display OLED milik Samsung sendiri sebenarnya tidak mendukung Touch 3D. hal ini disebabkan karena pada layar tersebut tidak bisa merespons perbedaan setiap tekanan dan sentuh seperti halnya pada layar LCD-nya. Oleh karena itu pula akhirnya Apple pun terpaksa Touch ID pada bagian bawah layar.

layar OLED tidak bisa melakukannya dengan baik ketika proses membaca sidik jari. Alhasil, pada iPhone 8 ini nantinya Apple akan mengganti Touch ID dengan menggunakan sistem pengenal wajah 3D yang mana memanfaatkan kamera depan sebagai pembuka kunci iPhone, serta sebagai verifikasi identifikasi untuk pengguna Apple Pay.