Produk Galaxy Note 7 Gagal, Samsung Pertimbangkan Hapus Seri ‘Note’

Produk Galaxy Note 7 Gagal, Samsung Pertimbangkan Hapus Seri 'Note' KabarDunia.com_Produk-Galaxy-Note-7-Gagal-Samsung-Pertimbangkan-Hapus-Seri-Note_Samsung

KabarDunia.com – Gagalnya produk Note 7 dipasaran ternyata mulai membawa dapak buruk bagi perusahaan asal Korea tersebut. Hal ini pun semakin terlihat saat mengumumkan rencana mereka untuk merubah pola produksi guna mencegah terjadinya kesalahan yang sama.

Dikutip dari laman Korea Herald, Samsung bakal mulai menghapus kebijakan mereka untuk merilis dua smartphone flagship setiap tahun seperti yang selama ini telah mereka lakukan.

Namun, hingga kini sendiri masih belum dapat dipastikan mengenai langkah strategis apa yang bakal diambil oleh perusahaan ini. Hal ini karena Samsung masih menunggu hasil diskusi dan pendapat dari sejumlah rekanan mereka.

Sedangkan menurut laman Phone Arena, pada Rabu (18/10), menyebutkan bahwa sebagian pihak sudah setuju dengan keputusan yang akan diambil oleh Samsung. Hal itu mereka lakukan agar mereka dapat berkonsentrasi lebih dan mempersiapkan produk yang jauh lebih berkualitas dan baik lagi kedepannya.

Beredarnya kabar perubahan pola produksi ini pun juga seolah memperkuat rumor yang beredar sebelumnya, yakni bakal diberhentikannya seri ‘Note’ dari lini produk Samsung kedepannya.

Sedangkan, berdasarkan survey yang terbaru yang dilakukan oleh Samsung mengenai citra dari merek mereka tersebut. Hasilnya, pun cukup mengejutkan dimana lebih dari 50 persen orang yang ada di Korea Selatan menilai bahwa ‘Note’ tersebut memiliki pandangan yang negatif.

Apabila hal ini benar demikian, maka sudah hampir dapat dipastikan jika pada tahun depan mereka hanya bakal merilis seri Galaxy S8 saja. Namun juga bukan tak mungkin jika perusahaan tersebut bakal mengganti seri Note dengan seri anyar yang jauh lebih fresh.

Diberhentikannya penjualan seri Galaxy Note 7 serta retur dari konsumen memang telah cukup memukul finansial perusahaan. Tak hanya itu saja, Citra dari Samsung yang selama beberapa tahun ini selalu bersaing dengan Apple pun juga mulai ikut hancur dalam beberapa minggu terakhir.