Kisah Suzanne Lenglen, Petenis Legendaris yang Hiasi Google Doodle

Kisah Suzanne Lenglen, Petenis Legendaris yang Hiasi Google Doodle

KabarDunia.com – Pernah dengar nama Suzanne Lenglen? jika anda belum pernah mendengar namanya, ada baiknya anda coba membuka laman Google pada hari ini. Yap, pada hari ini Google menampilkan sebuah animasi doodle yang bertemakan tenis. Saat anda coba mengkliknya, anda akan dibawa ke sebuah laman khusus yang membahas tentang Suzanne Lenglen. hal ini sendiri dilakukan google sebagai perayaan atas ulang tahun Suzanne Lenglen yang ke 117.

Suzanne Lenglen merupakan salah seorang petenis legendaris yang dikenal memiliki banyak penghargaan. Pasalnya petenis asal Prancis tersebut mampu memenangkan total 31 gelar kejuaraan sepanjang karirnya.

Seperti yang dilansir lewat wikipedia, Suzanne telah berhasil mendominasi dunia petenis putri profesional mulai dari Perang Dunia I hingga tahun 1926. berkat kemampuannya tersebut, Suzanne pun bisa dibilang sebagai selebritisnya dunia, tak pelak dia pun diberi julukan La Divine oleh media-media Prancis.

Suzanne Lenglen bertanding tenis untuk pertama kali pada tahun 1910 silam di sebuah lapangan tenis yang menjadi properti milik keluarga Marest-sur-Matz. Tak hanya itu, Suzanne muda itu pun akhirnya secara rutin berlatih dan begitu menikmati permainannya, melihat hal itu sang ayah pun akhirnya memutuskan agar SuzanneĀ  untuk menjadi atlet tenis profesional.

Hanya empat tahun berselang, tepatnya di usia 14 tahun Suzanne Lenglen akhirnya berhasil menembus laga Final dalam Kejuaraan Prancis. Namun sayangm saat itu ia harus kalah dari sang Juara bertahan, Marguerite Broquedis lewat tiga set permainan. Namun tak butuh waktu lama, dalam tahun yang sama, Suzanne berhasil mencatatkan sebuah rekor, dimana ia berhasil menjadi Juara tenis termuda dalam Kejuaraan Tenis tingkat Dunia yang saat itu digelar di Saint-Cloud.

Kecintaan Suzanne pun terus ada didalam hati meskipun dia telah pensiun. hal ini dibuktikan dengan berdirinya sebuah sekolah Tenis miliknya di Paris. Namun pada tahun 1938. sebuah peristiwa terjadi pada Suzanne, dia di diagnosa telah menderita Leukimia. Tak hanya itu saja, tiga Minggu setelah diagnosa tersebut, Ia harus kehilangan penglihatanya. Hingga akhirnya sebulan kemudian, tanggal 4 Juli 1938. Suzanne Lenglen pun meninggal dunia karena penyakitnya tersebut.