Fakta dan Sejarah Dibalik Hari Buruh Hingga Menjadi Google Doodle

Fakta dan Sejarah Dibalik Hari Buruh Hingga Menjadi Google Doodle

KabarDunia.com – Pada kali ini Google Doodle kembali hadir dengan tema Hari Buruh 2016, jika pada hari sebelumnya kita sudah disuguhkan tampilan laman google dengan bergambarkan seorang legenda Shannon Claude, pada kali ini google memilih sebuah logo abstrak Hari Buruh 2016 untuk menghiasi laman depan mereka.

Seperti yang anda ketahui, hari Buruh memang diperingati setiap tanggal pada 1 Mei. Pasti kalian juga sudah banyak yang mengetahui bahwa pada setiap hari buruh alias tanggal 1 Mei adalah hari dimana para Buruh-buruh tersebut biasa bakal turun kejalanan untuk demonstrasi demi menuntut berbagai macam tuntunan kehidupan yang lebih layak lagi serta melakukan sejumlah protes keras atas peraturan peraturan yang dikelaurkan pemerintah serta perusahaan yang menaungi mereka yang dianggap sama sekali tidak berpihak kepada para kaum buruh. Namun sebeanrnya apakah anda tahu ada kisah dibali sejarah hari buruh yang diadakan setiap tanggal 1 Mei dan dikenal juga dengan May Day ini?

Sejarah dari hari buruh sendiri, ada beberapa macam versi. Namun yang selama ini paling kuat serta berdasarkan dari sejumlah referensi mengatakan hari buruh berawal dari tragedi Haymarket yang terjadi pada tahun 1886. Diamna pada waktu itu ada sebanyak 400 ribu buruh yang berada di AS menggelar aksi demonstrasi besar-besaran mereka guna menuntut adanya pengurangan dari jam kerja yang sebelumnya diberlakukan. Dalam aksi demonstrasi ini sendiri menurut sejarah mengatakan bahwa berlangsung selama empat hari lamanya alias pada tanggal 4 Mei 1886.

Mungkin, karena merasa terdesak, kelelahan dan kewalahan akibat dari aksi mega demonstrasi tersebut, para polisi AS yang saat itu berada dilokasi pun sampai melakukan penembakan hanya untuk menghentikan rangkaian aksi demo ini. Akibat dari aksi anarkis kepolisian AS ini pula, akhirnya ratusan buruh yang turut berpartisipasi dalam aksi mega demonstrasi tersebut tewas. Bahkan, sang pemimpin dari gerakan demonstrasi tersebut pun akhirnya juga ditangkap serta dihukum mati.