Georges Perec, Novelis dan Filmmaker Terkenal Asal Perancis

Georges Perec, Novelis dan Filmmaker Terkenal Asal Perancis

KabarDunia.com – Jika saat ini kita membuka halaman utama Google, kita bakal melihat hal yang berbeda, hal ini tak lepas dari perayaan hari lahir Georges Perec Ke-80 yang jatuh tepat pada hari ini. google pun dengan sengaja merayakannya dengan membuat sebuah doodle menarik pada halaman depan miliknya. namun tahukah kamu siapakah Georges Perec itu sebenarnya?

Georges Perec tak lain adalah salah seorang novelis yang cukup terkenal pada masanya, berasal dari Perancis dan lahir tanggal 7 Maret 1936 silam dan meninggal di tanggal 3 Maret 1982. Georges Perec sendiri merupakan seorang anak tunggal Icek Judko dengan Cyrla Peretz. Perec pun akhirnya menjadi yatim piatu sejak ia masih kecil dimana sang Ayah yang tak lain adalah seorang Angkatan Darat Perancis akhirnya tewas tertembak dalam Perang Dunia di tahun 1940. Sedangkan itu sang ibu meninggal akibat Nazi Holocaust, yakni sebuah Program pembunuhan masal sistematis yang saat itu dipimpin oleh sang diktator jerman, Adolf Hitler. Diperkirakan, saat itu ada sebanyak 6 juta lebih penganut Yahudi di Eropa yang akhirnya terbunuh dalam program Nazi tersebut. akibat kejadian tersebut Perec pun akhirnya diadopsi oleh bibi serta pamannya.

Selain dikenal sebagai seorang penulis novel, Georges Perec pun juga dikenal sebagai Filmmaker, Dokumentalis serta Esais. Tak hanya itu, Georges Perec pun juga menjadi salah seorang anggota dari grup Oulipo (Ouvroir de Litterature Potentielle), grup Oulipo sendiri merupakan sebuah perkumpulan besar dari para penulis serta matematikawan yang berbahasa Perancis.

Georges Perec sendiri akhirnya mulai menulis berbagai ulasan serta esai untuk La Nouvelle Revue Francaise serta Nouvelles Les Lettres ketika dirinya masih belajar sejarah di Univeritas Paris. Pada tahun 1961 Perec pun akhirnya mulai bekerja di sebuah Laboratorium Penelitian Neurofisologis.

Pada sekitar akhir tahun 60-an Perec pun mulai bekerja di sejumlah drama radio bersama dengan Eugen Helmle serta Musisi Philippe Brogoz. Dimana saat itu beberapa tahun kemudian Perec sudah mulai bisa membuat Film pertamanya yang diangkat dari kisah novelnya sendiri yaitu Un Homme quidort yang mana disutradarai oleh seorang sutradara ternama Bernard Queysanne. Film pertamanya ini pun berhasil memenangkan penghargaan Prix Jean Vigo pada tahun 1974. Perec sendiri juga pernah menjadi seorang tentara penerjun payung. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk keluar dan menikahi seorang gadis cantik yang bernama Paulette Petras. setelah pernikahan itu mereka pun memilih untuk tinggal di Tunisia.

Pada kisaran tahun 1981 Perec pun mulai beralih profesi menjadi seorang penulis di University of Queensland Australia. Namun sayang ketika ia kembali dari Australia, sang penulis novel ini terserang kanker paru-paru. Perec pun akhirnya meninggal dunia di tahun 1982 berlokasi Ivry–sur–Seine Paris Prancis.