Hasil Liga Champions : Schalke Sukses Bekuk Real Madrid dengan 4 Gol

Hasil Liga Champions : Schalke Sukses Bekuk Real Madrid dengan 4 Gol

KabarDunia.com – Bermodalkan agregat 2-0 dari pertandingan di leg pertama, Real Madrid yang menjamu Schalke di Santiago Bernabeu untuk menjalani leg kedua 16 besar Liga Champions, Rabu (11/03). Bermain tanpa beban, Schalke malah sukses memetik kemenangan dengan skor 3-4, Namun sayang kemenangan atas tuan rumah tersebut tidak mampu untuk membawa mereka menendang Madrid karena pada akhirnya Madrid tetap unggul agregat gol 5-4.

Seusai peluit dimulainya pertandingan berbunyi, laga ini telah menghembuskan tempo yang cukup enak untuk dinikmati. Schalke yang tertinggal dua gol tidak segan-segan keluar menyerang, meski telah diantisipasi oleh tuan rumah. Masuk menit kesembilan Chupo-Moting membuang kesempatan. Tendangan first time dari umpan Fuchs tetap jauh dari sasaran, padahal posisinya lumayan longgar.

Dengan mengalirnya serangan demi serangan Schalke, tuan rumah justru belum menemukan ritme permainan yang pas di lini depan. Ronaldo, Benzema serta Bale sama sekali belum menghasilkan ancaman apapun ke gawang Wellenreuther.

Benar saja, pada menit ke-20 Christian Fuchs yang berdiri tidak terkawal tiba-tiba muncul di dalam kotak penalti Madrid serta berhasil memanfaatkan umpan Barnetta dari segi kanan yang mampu dilewati begitu saja dari pemain-pemain bertahan Madrid. Gol ini justru terus memompa semangat sang wakil negeri Kanselir, Jerman. Dua menit berikutnya mereka bahkan hampir saja menggandakan keunggulan mereka. Sayangnya kombinasi Meyer serta Barnetta tetap dapat diamankan pertahanan Los Merengues.

Kelengahan di pertahanan semacam leg pertama kembali menjadi sumber masalah bagi Schalke. Tendangan sudut Toni Kroos akhirnya sukses disambut tandukan oleh Cristiano Ronaldo untuk menyamakan kedudukan pada menit 25.

Di Matteo akhirnya terpaksa melakukan sebuah penggantian pemain di tengah babak pertama sebab Chuopo-Moting cedera. Pemain yang dimasukkan Schalke adalah Leroy Sane, seorang penyerang 19 tahun, serta ini adalah pertandingan debutnya di UCL.

Menuju menit 40 suatu kesalahan hampir membikin Madrid kembali tertinggal. Varane melakukan sebuah backpass lalu dengan cepat bola disambar Huntelaar, untung saja Casillas segera cepat keluar serta berhasil menutup ruang tembak, tapi bola tetap meluncur untung Arbeloa mengamankannya.

Serangan Die Konigsblauen masih berlanjut. Saat ini tendangan terarah Klass Huntelaar menerpa sisi pojok kiri mistar Iker Casillas. Serta akhirnya pada lima menit jelang turun minum, Schalke berhasil merestorasi keunggulan. melalui Klaas-Jan Huntelaar yang memanfaatkan rebound tendangan Meyer yang diblok oleh kiper Madrid Casillas.

Lagi-lagi Schalke kembali tidak mampu mempertahankan keunggulan mereka. Tepat sebelum wasit meniup peluit yang menandai habisnya babak pertama dibunyikan, Cristiano sukses mengoyak jala Schalke yang dijaga Wellenreuther. Crossing dari Fabio Coentrao yang masuk lewat sayap kiri diteruskan dengan sundulan terarah oleh penyerang asal Portugal itu. Kedua tim akhirnya menuju ruang ganti dengan skor 2-2.

Memasuki babak kedua, Schalke belum menyerah, sederet tendangan sudut dihasilkan di pertahanan Madrid. Tapi hari ini jawara Eropa itu yang membalikkan skor. Karim Benzema menunjukkan ketenangan dalam meperbuat penyelesaian akhir meski mendapat berbagai gangguan dari bek-bek lawan saat waktu menunjukkan menit 52.

Canggihnya, meski tertinggal Schalke sama sekali tidak menunjukkan penurunan. Lima menit kemudian sekali lagi mereka mengoyak gawang Casillas. Hari ini pelakunya adalah Leroy Sane dengan tendangan lengkung dari bibir kotak penalti.

Wellenreuther dua kali meperbuat penyelamatan genting, masing-masing dari usaha Arbeloa serta tendangan Cristiano. Pertandingan sama sekali tidak mengendur, kedua tim berusaha untuk mencetak gol keempat.

Angin berhembus untuk Schalke serta Huntelaar mencetak gol keduanya di laga ini. Enam menit memasuki akhir waktu normal, mantan penggawa Los Blancos itu melepaskan tendangan keras yang tidak dapat dihentikan Casillas. Saat ini mereka hanya perlu satu gol lagi untuk menyisihkan juara bersi kukuh.

Tetapi kesempatan-kesempatan yang timbul di penghujung babak kedua ini tetap terlalu lemah serta tidak terlalu menyulitkan Casillas. Peluit panjang dibunyikan. Meski kalah 3-4, Real Madrid tetap lolos ke perempat final dengan agregat 5-4.