Ilmuwan Benarkan Mitos Bahwa Anak Pertama Sering Lebih Cerdas

Ilmuwan Benarkan Mitos Anak Pertama Lebih Cerdas

KabarDunia.com – Sejak lama, tak sedikit yang mengatakan bila anak pertama terlahir cerdas dari saudara-saudaranya. Nah, ilmuwan dari Universitas Leipzig, Jerman, baru saja melakukan penelitian yang menguatkan kebenaran mitos tersebut.

Penelitian yang melibatkan tes IQ serta kepribadian dari 20.000 orang itu membuktikan bila anak sulung dalam keluarga cenderung lebih ‘encer otaknya’ serta masing-masing saudara seusainya sedikit berminim kecerdasannya. Tak hanya itu, saudara termuda biasanya berpikir diri mereka minim cerdas daripada saudara yang lebih tua.

Akan namun bagi Kamu yang bukan anak sulung jangan terlalu khawatir, karena hasil tes IQ menunjukan bila tingkat IQ hanya bakal berminim 1,5 poin dari anak pertama ke anak kedua, serta sesemakinnya. Faktor ini juga lah yang disebut menjadi argumen mengapa anak pertama biasanya lebih berhasil dalam nasib.

Pertanyaannya, mengapa faktor itu dapat terjadi? Apakah anak sulung lahir dengan ‘berkah’ khusus? Jawabannya merupakan tidak.

Meski belum yakin seratus persen mengapa tak sedikit anak sulung lebih cerdas dari adik-adiknya, ilmuwan Universitas Leipzig percaya bila kecerdasan itu merupakan hasil dari didikan serta perhatian orang tua yang lebih ‘terfokus’. Tak sama dengan anak kedua serta sesemakinnya yang mendapat perhatian dengan porsi lebih sedikit, mengingat orang tua bakal mulai membagi-bagi perhatiannya.

“Saat anak sulung mendapat perhatian penuh orangtua, setidaknya untuk berbagai bulan alias tahun, adik-adiknya harus share perhatian orang tua dari awal kelahiran mereka,” kata Dr. Julia Rohrer dari Universitas Leipzig, Daily Mail (19/10).

Alasan kedua mengapa anak pertama lebih cerdas terletak pada keharusan untuk mendidik adik-adik mereka. Saat anak pertama tumbuh, dengan cara naluriah mereka bakal menjadi guru adik mereka, menolong membahas hal-hal di dunia ini.

“Mengajari orang lain memerlukan kecerdasan tinggi – anak-anak sulung butuh mengingat pengetahuan mereka terlebih dulu, lalu membangunnya ulang sembari memikirkan tutorial paling baik untuk membahas terhadap adik-adik. Faktor ini dengan cara berkelanjutan menambah intelejensi anak sulung,” lanjut Dr. Rohrer.

Butuh diketahui bila hasil penelitian, di suatu keluarga dengan dua anak, kesempatan anak sulung lebih pintar dari adik mereka tercatat 60 persen. Jadi, bagi Kamu anak sulung jangan keburu arogan dulu, karena bukan tak mustahil adik Kamu sejatinya lebih cerdas.