Polisi Thailand Rilis Sketsa Wajah Pelaku Bom Bangkok

143c36f7-79d1-41cf-8f33-4daf21a06b41_169KabarDunia.com Kepolisian Bangkok, Selasa (18/8) malam, meningkatkan perburuan terhadap seorang pria yang terekam oleh  kamera CCTV setelah ledakan mematikan pada Senin (17/8).
Kepolisian Thailand memeriksa rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan seorang pria berbaju kuning dan memakai ransel hitam di lokasi ledakan dahsyat di luar Kuil Erawan, Bangkok.
Dan pihak Polisi Thailand merilis foto dan sketsa wajah seorang pemuda berkacamata yang diduga kuat sebagai pelaku peledakan bom di dekat Kuil Erawan, Bangkok, yang menewaskan 20 orang itu.
331020_pria-diduga-pelaku-pengeboman-di-depan-kuil-erawan_663_382
1754543Sketsa-wajah-tersangka-bom-bangkok1780x390

Motif balas dendam oleh militan Uighur, setelah pemerintah Thailand mengusir migran Muslim Cina ke Beijing Juli lalu.

Prayut Chan-Ocha Perdana Menteri Thailand  menolak untuk berspekulasi dalam kasus ini.  Ia tak ingin menimbulkan kepanikan publik atau menyesatkan tim penyidik.

Jenderal Prayut juga menyatakan belasungkawanya kepada para keluarga korban tewas dan terluka dalam ledakan hebat tersebut yang terjadi  di persimpangan Ratchaprasong. Insiden yang menewaskan kurang lebih 20 warga Thailand dan turis asing, serta membuat 125 orang  lainnya luka-luka.

Pada konferensi pers hari sebelumnya, Jenderal Prayut menolak mengatakan apakah serangan tersebut dilakukan oleh militan Uighur seperti yang telah dilansir oleh media Cina dan beberapa sumber kepolisian Thailand.

Sumber dari kepolisian mengatakan militan Uighur kemungkinan telah meluncurkan serangan balasan atas keputusan Bangkok mendeportasi 109 pengungsi Uighur ke Cina.Hingga saat ini jumlah korban atas ledakan yang terjadi di Bangkok Thailand mencapai 20 orang meninggal dunia dan 123 orang lain luka-luka, Selasa (18/8).

Sedikitnya 11 warga asing dari Indonesia, Cina, Hong Kong, Singapura  dan Malaysia termasuk di antara mereka yang meninggal. Polisi meralat jumlah korban meninggal dalam ledakan bom pada Senin. Sebelumnya pihak  kepolisian mengatakan korban tewas berjumlah 21. Kementerian Luar Negeri Indonesia memastikan satu orang WNI dinyatakan meninggal dunia dalam ledakan bom di Bangkok, sementara satu orang lainnya mengalami luka parah.