Edan! Orang Ini Beli Mobil dengan 660ribu Koin Seberat 4 Ton!

Edan! Orang Ini Beli Mobil dengan 660ribu Koin Seberat 4 Ton!

KabarDunia.com Seorang pria yang berada di China membeli mobil barunya memakai 660.000 koin serta 20.000 lembar uang kertas dengan pecahan yang terkecil yang ada di China.

Pembeli mobil tersebut tak lain adalah Gan, dia menyerahkan uangnya yang berupa koin-koin tersebut dalam jumlah yang sangat besar kepada sebuah penjual mobil yang berada di dekat kota Shenyang, semacam yang dilaporkan oleh televisi Liaoshen Evening News seperti yang dilansir oleh BBC, pada Minggu (7/6/2015).

Setiap koin serta lembaran uang kertas tersebut masing-masing sebesar 1 Yuan alias kurang lebih Rp 2.159, serta total berat dari koin-koin tersebut diketahui mencapai kisaran 4 ton. Tumpukan dari ratusan ribu koin-koin tersebut bahkan memperlukan sebuah tempat yang hampir memakan 4 meter lebih di ruang pamer mobil tersebut.

Gan menjelaskan, bahwa dirinya membayar mobilnya dengan cara tunai sebab dirinya sudah mengumpulkan koin-koin tersebut dalam jumlah besar, yang didapatkannya dari SPBU dimana tempat dirinya saat ini bekerja. Apabila koin-koin tersebut dirupiahkan mungkin setara dengan Rp 1,4 miliar sesuai dengan harga mobil yang dibelinya.

“SPBU kita terletak di sebuah pinggiran kota, serta di sana hanya tersedia sedikit bank. Sehingga kita tidak bisa mendepositokan koin-koin tersebut, serta memutuskan untuk menggunakannya dalam membeli mobil untuk perusahaan kami,” jelas Gan.

Gan pun sebelumnya juga sudah memperingatkan kepada para staf yang ada di perusahaan penjual mobil tersebut, tentang metode pembayaran yang akan dia lakukan meskipun tak lazim, serta uang tunai tersebut bakal dikemas dalam berbagai paket kecil.

Petugas yang berada di ruang pamer mobil tersebut bahkan perlu waktu lebih dari 1 jam hanya untuk mengangkut semua uang koin tersebut menuju ke dalam kantor mereka. Dan kemudian, para staf dari perusahaan mobil itu pun mengangkut kembali tumpukan ratusan ribu koin tersebut untuk membawanya ke bank.