PBB Umumkan 519 Orang Termasuk 90 Anak Tewas di Konflik Yaman

PBB Umumkan 519 Orang Termasuk 90 Anak Tewas di Konflik Yaman

KabarDunia.com Konflik bersenjata yang terjadi di Yaman semakin berlanjut. Milisi dari Al Houthi semakin bergerak serta merebut sejumlah wilayah yang telah dikuasai oleh pasukan pemerintah Yaman. Salah satunya di Kota Aden yang telah menjadi basis dari pendukung Presiden Abed Rabbo Hadi.

Seperti dikutip dari liputan6.com, Sabtu (4/4/2015), seusai bertempur sepanjang hari, pasukan dari milisi Al Houthi sukses merebut Kota Aden, Yaman serta menduduki istana kepresidenan. Walau mendapat gempuran dari berbagai pasukan koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi, gerak maju para milisi Al Houthi tetap tidak bisa terbendung.

Perang yang tetap membara membikin jumlah korban pun semakin bertambah. Perserikatan Bangsa-Bangsa bahkan menyebutkan dalam sepekan terakhir dampak dari perang Yaman ada 519 orang termasuk didalamnya 90 anak-anak tewas. Sementara itu lebih dari 1.700 orang luka-luka serta ribuan lainnya terpaksa meninggalkan tempat tinggalnya.

Sementara itu proses pengungsian yang sedang dilakukan sejumlah negara tergolong Rusia, Pakistan serta Tiongkok belum semuanya bisa membuahkan hasil. Sebagian warga tetap terjebak peperangan.

Kemarin Angkatan Laut China pun telah mengevakuasi warga Tiongkok serta Pakistan dari Aden, Yaman menuju ke arah Joibouti. Sedang tim dari pengungsian Indonesia kemarin baru saja sukses mengevakuasi 10 dari 100 WNI yang ada di Pelabuhan Aden. Sedangkan 90 WNI lainnya tetap terjebak di peperangan sampai tidak dapat mencapai Pelabuhan Aden.

Di Rusia sendiri lebih dari 300 orang telah tiba dengan dua buah pesawat di Bandara Chkalovsky, tidak jauh dari Moskow. Tidak hanya Rusia, dari 300 orang tersebut juga tersedia warga negara lain tergolong Ukraina, Polandia, Belarusia serta Tajikistan.