Sering Konsumsi Roti Tawar, Waspadai Efek Sampingnya!

Sering Konsumsi Roti Tawar, Waspadai Efek Sampingnya!

KabarDunia.com Tak bisa dipungkiri, sebagian dari masyarakat Indonesia sarapan dengan menggunakan roti tawar. Selain karena praktis, roti tawar juga memiliki karbohidrat yang cukup tinggi sehingga mampu menambah energi untuk beraktivitas di pagi hari.

Namun, hati-hati jika mengonsumsi roti tawar atau pun roti putih secara berlebihan. Jenis panganan ini mempunyai indeks glikemik tinggi sehingga dapat memicu lonjakan gula darah.

LightHOUSE Indonesia pun mencatat, dalam dua lembar roti tawar putih ternyata mengandung 188 kalori, 5,6 gr protein, lemak 1 gr serta 2,4 gr serat. Takaran kalorinya pun bisa lebih tinggi jika dibandingkan nasi yang dalam 100 gramnya hanya sekitar 175 kalori.

Dan seperti yang diberitakan oleh Times of India, pada Senin (9/9/2015) roti tawar ternyata dapat dicerna sangat cepat dalam tubuh sehingga hal ini dapat menghasilkan insulin lebih banyak lagi. Pada akhirnya, hal ini pun dapat memicu datangnya diabetes tipe 2.

Tidak hanya itu saja, selama prosesnya, tepung putih pun bakal menanggalkan serat dan nutrisi yang lain seperti misalnya vitamin B6 dan E, magnesium, asam folat, seng serta kromium. Hal ini pun membuat roti putih menjadi kekurangan akan nutrisi yang membuatnya menjadi tidak sehat jika sering dikonsumsi.

Faktanya, makanan ini pun sering dikritik oleh para ahli kesehatan karena bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya obesitas karena kandungan gula sederhana serta kalorinya yang tinggi.