Jarang Sikat Gigi Ternyata Bisa Meningkatkan Resiko Jantung!

Jarang Sikat Gigi Ternyata Bisa Meningkatkan Resiko Jantung!Ilustrasi Sikat Gigi

KabarDunia.com Sebuah Penelitian di Amerika kembali menjadi pusat perhatian publik. Para ilmuwan tersebut menemukan adanya hubungan antara kesehatan gigi dengan persoalan kardiovaskular pada laki-laki. Temuan yang telah dipublikasikan dalam sebuah jurnal Trends in Endocrinology and Metabolism ini seolah menunjukkan, bahwa bakteri pada mulut dapat menyebabkan terjadinya peradangan pada jantung.

“Mulut manusia merupakan sumber microbiome semacam virus, jamur serta bakteri. Maka dari itu membersihkan mulut merupakan sebuah langkah pencegahan yang efektif,” ucap Dr Thomas Van Dyke, salah satu peneliti dari Forsyth Institute di Amerika Serikat, semacam dikutip Mirror, Jumat (17/4/2015)

Dyke juga mengatakan, infeksi yang paling umum diderita oleh masyarakat itu adalah gigi berlubang. Tidak hanya itu saja, penyakit gusi semacam gingivitis serta periodontitis juga sangat berisiko menyebabkan penyakit kronis. “Bukti dari epidemiologi penelitian ini, infeksi oral tidak hanya bisa menyebakan serangan jantung akan tetapi juga bisa menambah risiko stroke. Khususnya pada kalangan laki-laki serta anak muda yang sangat malas membersihkan gigi,” tukasnya.

Mirisnya lagi, menurut Prof. Dr. drg. Melanie S. Djamil, MBiomed FICD Lab BioCORE dari Fakultas Kedokteran Gigi Trisakti, tak sedikit orang Indonesia yang tetap salah dalam menyikat gigi. Hasil sebuah Riset Data Kesehatan Kementerian Kesehatan pada tahun 2013 menunjukkan, dari sejumlah sampel dari keseluruhan  1.027.763  orang yang ada di 15 provinsi se-Indonesia, hampir 94,2 persen masyarakat Indonesia yang melakukan sikat gigi. Tetapi yang melakukannya dengan benar alias seusai makan pagi serta sebelum tidur malam hanya 2,3 persen.