Akui Benar Dirinya yang ada di CCTV, Ini Penjelasan Pengacara Limbad!

Akui Benar Dirinya yang ada di CCTV, Ini Penjelasan Pengacara Limbad!

KabarDunia.com – Pesulap Limbad saat ini tengah terbelit sebuah masalah. Pasalnya, dirinya dikaitkan dengan aksi pencurian sebuah mobil Honda Jazz berwarna abu-abu milik dari Ibrahim yang menurut kabar tinggal di apartemen Franch Walk Tower Laurdnes Garden, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Kejadian yang berlangsung pada tanggal 24 September 2015 lalu ini, berhasil terekam dalam CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian. Dalam rekaman CCTV tersebut tampak sosok seorang laki-laki yang jika dilihat perawakannya sangat mirip dengan sang pesulap kondang tanah air, Limbad. Ia pun mendatangi apartemen milik Ibrahim tersebut bersama dengan seorang teman wanita yang menurut penyelidikan bernama Linda.

Zakir Rasyidin, kuasa hukum dari Limbad pun mengatakan. “Itu memang benar klien kami (Limbad),” ungkap Zakir, saat berada di kawasan Tebet, Jakarta, pada Senin (28/9/2015).

Meskipun begitu, Limbad sendiri membantah bahwa dirinya telah mencuri mobil Honda jazz-nya tersebut. Seperti yang dijelaskan oleh pria berambut gimbal tersebut, kedatangannya ke apartemen milik Ibrahin tersebut karena dia diajak oleh Linda.

“Master sendiri belum tahu tujuannya untuk diajak ke sana itu mau apa. Sampai di apartemen, master pun bertanya, `Ada apa ke sini?`. Linda pun akhirnya menjelaskan kalau ini ada hubungannya dengan masalah utang piutang. Namun karena saat itu Ibrahim tidak ada, master pun akhirnya turun, lalu pulang,” jelas Zakir.

“Belakangan ini baru ada pengakuan dari Ibrahim, kalau mobilnya sudah dibawa lari. Itu sebenarnya tidak benar, fitnah,” imbuhnya.

Dijelaskan lagi oleh Zakir, bahwa Ibrahim pun menyebutkan bahwa Limbad melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan selama ada dalam apartemen. “Ancaman seperti apa? Pernyataan itu harus didukung dengan alat bukti, tidak boleh hanya menuduh.”

Hingga saat ini, Zakir sendiri tengah menyelidiki mengenai motif Linda mengajak Limbad untuk mendatangi apartemen milik Ibrahim. Baginya, kejadian ini tentu sangat janggal. “Fokus kita saat ini adalah kenapa justru master yang akhirnya dituduh? Jangan sampai melebar ke mana-mana. Master sendiri baru bertanya pada Linda maksud serta tujuannya pergi ke apartemen tersebut setelah itu baru sampai di lokasi, karena itu mereka bertemu di apartemen.”