Amin: Sejak Minum Obat pelangsing, Kondisi Budi Klantink Semakin Drop

Amin Sejak Minum Obat pelangsing, Kondisi Budi Klantink Semakin Drop

KabarDunia.com Salah seorang personil grup musik yang berasal dari kota Surabaya, Klantink, Budiarto atau lebih dikenal dengan nama Budi Klantink, telah menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Sabtu, 5 September, kemarin. Meninggalnya sosok Budi Klantink pun membuat dari para fansnya menjadi terkejut.

Almarhum meninggal dunia disebabkan mengalami penyakit komplikasi. Penyakit tersebut diduga muncul dikarenakan kebiasaan mengonsumsi obat pelangsing yang dilakukan almarhum. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh orangtua dari almarhum sendiri.

“Setelah (Budi) sering minum obat pelangsing itu, memang berat badannya bisa turun. Tetapi kondisinya pun juga ikut drop,” ungkap dari Abu Amin (62), orangtua Budi Klantink, ketika di rumah duka yang berada di Jalan Joyoboyo, kawasan Wonokromo Surabaya, pada Sabtu, 5 September kemarin. Budi Klanthink pun juga dikabarkkan sempat keluar masuk ke rumah sakit sebanyak dua kali sejak ia mulai mengonsumsi obat pelangsing tersebut.

Amin juga menuturkan, bahwa almarhum memang sudah mulai sakit sejak 5 bulan yang lalu setelah ia mulai mengonsumsi obat pelangsing. Kondisinya pun akhrnya semakin memburuk hingga pada akhirnya drop. teman baik Budi, Yono, juga mengatakan bahwa Budi sempat kurus serta merasa sangat senang meskipun dirinya harus sakit-sakitan.

“Teman-teman sudah berulang kali menasihati untuk berenti mengonsumsi. Tetapi Budi masih tetap saja minum obat pelangsing itu. Waktu Budi kurus, dia sangat senang sekali. Makanya dia pun nggak peduli lagi meskipun harus jatuh sakit,” ungkapnya.

Almarhum sendiri meninggal pada usianya yang ke 30 tahun. Budi meninggal pada pukul 04.00 WIB saat berada di rumah sakit Dr Ramelan Surabaya. Jenazah dari Almarhum kemudian dimakamkan di kawasan TPU Keputih Surabaya pada pukul 12.30 WIB siang kemarin.