Pamela Duo Serigala Mengaku Semua Akun Media Sosal Miliknya di Retas

Pamela Duo Serigala Akui Semua Akun Media Sosal Miliknya di RetasOvi dan Pamela Duo Serigala

KabarDunia.com Pamela Safitri, atau yang lebih dikenal dengan Pamela Duo Serigala, salah satu personel dari grup dangdut Duo Serigala, mengaku sangat terkejut ketika gambar topless-nya beredar pada akun Instagram miliknya. Pamela Duo Serigala pun menduga bahwa akunnya telah diretas, serta pelakunya merupakan orang dekat.

“Aku kaget banget begitu bangun tidur pukul 06.00, lihat Instagram sudah ada gambar begitu. Sepertinya sih (pelakunya) orang dekat. Aku enggak mau menduga-duga ya, biar polisi saja,” ucap dari Pamela Duo serigala ketika ditemui di Mapolda Metro Jaya, pada Senin (13/4).

Bersama dengan kawan duetnya Ovi Sovianti serta manajernya, kemarin Pamela Duo Serigala melaporkan mengenai tersebarnya gambar syur miliknya itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.

Menurut Pamela Duo Serigala, permasalahan ini sangat memukulnya. Ia juga mengaku pernah menangis seharian ketika insiden itu terjadi Jumat (10/4/2015) lalu. Wanita yang berambut panjang itu juga mengaku kaget ketika akun Instagram-nya sudah tak bisa diakses lagi.

Ia pun menduga, hacker akun tersebut telah merubah kata sandi akun miliknya maka ia tak bisa mengaksesnya lagi. Tidak hanya akun Instagram, akun-akun media sosial milik Pamela Duo Serigala lainnya pun kini juga tak bisa diakses.

Pamela Duo Serigala mengakui, bahwa foto-foto yang telah beredar di berbagai media sosial itu memang merupakan gambar lamanya. “Itu memang foto-foto lama, aku sendiri udah enggak nyimpen lagi. Aku juga bingung kenapa bisa masih ada itu ya,” tuturnya.

Didit Dada manajemen dari Pelangi Record, label yang saat ini membawahi Duo Serigala, mengakui bahwa kehadirannya ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya kali ini bertujuan untuk melaporkan tindak pidana pornografi yang sedang dialami oleh Pamela.

“Saat ini belum ada yang dilaporkan, makanya kita lapor biar cepat terungkap siapa yang mengunggah,” ujar Didit dikutip dari tribunnews.com.

Laporan tersebut dibuat sesuai dengan nomor TBL/1398/IV/2015/PMJ/Ditreskrimsus, dengan jeratan Pasal 282 KUHP juncto Pasal 27 ayat 1 juncto Pasal 45 (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 mengenai ITE.