Saingan Mulai Banyak, Oknum Pengemudi Go-Jek Bikin Orderan Palsu

Saingan Mulai Banyak, Oknum Pengemudi Go-Jek Bikin Orderan Palsu

KabarDunia.com Pendapatan yang didapat lumayan besar belum lagi bonus yang kerap didapat ketika berhasil mencapai target akhirnya membuat banyak orang yang berebut untuk menjadi pengemudi Go-Jek. Namun ternyata, karena persaingan inilah pada akhirnya melahirkan sebuah kecurangan yang dilakukan oleh para oknum pengemudi Go-Jek ketika sedang menjalankan tugasnya.

Banyaknya permintaan dari masyarakat terhadap layanan Go-Jek saat ini juga berbanding lurus dengan banyaknya para pengemudi Go-Jek saat ini. Rebutan para penumpang pun akhirnya tidak bisa dihindari lagi dan para pengemudi yang tidak berhasil mendapatkan penumpang pun akhirnya kerap melakukan sebuah kecurangan dengan cara membuat order palsu

Go-Jek memang saat ini memiliki sebuah sistem pembagian untung yang berdasarkan dengan banyaknya permintaan dari para penumpang. Oleh karena hal itu lah, para pengemudi dari Go-Jek ini pun kerap kali melakukan kecurangan dengan cara melakukan orderan palsu dengan menggunakan dua ponsel yang ia miliki.

Satu ponsel digunakan dirinya sebagai aplikasi pengemudi, sedangkan satunya lagi dipakai untuk melakukan orderan. Dengan cara begitu sang pengemudi pun akan tercatat seolah-olah telah memenuhi orderan dari penumpang fiktif tersebut.

“Jadi, orderannya itu ya dia sendiri yang buat. Dibuat-buat,” ungkap dari salah seorang pengemudi Go-Jek yang berinisial NW itu dilansir dari Kompas.com, pada Selasa (8/9). “Ini sekarang lagi ramai.”

Sementara itu, kecurangan yang telah dilakukan oleh oknum para pengemudi Go-Jek itu pun akan berakhir dengan sebuah sanksi denda jika sampai ketahuan. Setidaknya para oknum yang melakukan kecurangan itu harus mengganti tarif orderan yang dipalsunya dua sampai tiga kali lipat kepada pihak perusahaan.