Polres Bandung Berhasil Bongkar Jaringan Prostitusi Online via BBM

Polres Bandung Berhasil Bongkar Jaringan Prostitusi Online via BBMKumpulan Foto Pekerja prostitusi online yang tergabung dalam jaringan ini

KabarDunia.com Polrestabes Bandung akhirnya berhasil membongkar dua sindikat prostitusi online dengan modus memakai grup chat yang ada pada layanan Blackberry Messenger (BBM). Praktik prostitusi online itu pun telah diketahui sudah beroperasi selagi dua tahun belakangan.

M Ngajib, Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP pun mengatakan, sejak awal mula sampai akhirnya terbongkarnya permasalahan tersebut, para tersangka prostitusi online tersebut total mempunyai sekitar 50 PSK yang usianya bisa terbilang muda yakni kisaran 18 sampai 25 tahun.

“Total dari ketiga tersangka ini semuanya 50 perempuan. Tapi, jumlah tersebut patut diduga masih bisa bertambah,” dikutip dari Okezone, pada Kamis (30/4/2015).

Ngajib juga menjelaskan, dari jumlah tersebut merupakan hasil dari kesaksian yang bersumber dari ketiga tersangka serta melalui proses pembuktian melewati beberapa alat bukti yang sudah disita semacam sejumlah unit ponsel (HP) serta bukti transfer.

Sementara itu, salah seorang tersangka yang bernama Ridla Rapika Ramdany (29) telah mengungkapkan bahwa para perempuan yang “dijual” olehnya tersebut, kebanyakan kenal di tempat-tempat karaoke.

“Saya enggak sembarang kasih cewek ke konsumen. Tunggu dulu, kalau saya percaya terus si cewek juga percaya, baru konsumen bisa nego,” ungkapnya.

Guna melancarkan aksinya tersebut, para tersangka membikin dua buah grup BBM. Grup pertama yang diperuntukkan khusus bagi para konsumennya, sementara itu grup kedua hanya berisi perempuan-perempuan yang telah menjadi anggota jaringan tersangka.

Selain mengetahui para perempuan tersebut dari tempat-tempat karaoke, tersangka juga tidak menampik apabila sebagian dikenal langsung dari tempat Lokalisasi maupun Prostitusi Saritem yang letaknya berada di Kecamatan Andir, Kota Bandung.

Saat ini kepolisian tetap berusaha untuk mencari tahu tentang identitas diri para perempuan yang telah menjadi PSK tersebut. Faktor itu juga dibutuhkan sebagai keterangan dari saksi tambahan supaya permasalahan tersebut dapat terus berkembang.

Seperti yang diketahui, kepolisian pun sudah berhasil menangkap tiga tersangka pada dua permasalahan prostitusi online berbeda, tetapi tetap dengan modus yang sama. Tersangka yang pertama, Andi Rohendi (20), diringkus saat di Hotel Golden Flower pada hari Selasa 28 April pukul 21.00 WIB. Sekitar 3,5 jam kemudian, atau pada Rabu 29 April sekitar pukul 00.30 WIB, dua orang tersangka lainnya, Ridla Rapika Ramdany (29) serta Indracakra (30), yang giliran ditangkap di tempat yang sama.