Hindari Macet, Warga Dihimbau Hindari Pusat Kota Bandung Selama KAA

Hindari Macet, Warga Dihimbau Hindari Pusat Kota Bandung Selama KAAJalan Asia-Afrika salah satu jalan yang dihimbau untuk dihindari selama KAA

KabarDunia.com Tidak cuma di Jakarta, pengalihan arus lalu lintas ketika Konferensi Asia-Afrika (KAA) yang ke-60 digelar juga bakal diberlakukan di Kota Bandung, Jawa Barat, sejak tanggal 24 April 2015. Warga pun turut dihimbau untuk menghindari daerah pusat Kota Bandung.

“Pengalihan arus lalu lintas ini bersifat situasional. Kami telah siapkan pengalihan arus kelak untuk agenda KAA di Bandung,” kata Kompol Santiadji Kartasasmita, Wakasat Lantas Polrestabes Bandung, di kantornya, Bandung, Jawa Barat, Minggu (19/4/2015).

Santiadji juga mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari jalan kurang lebih daerah pusat kota selama berlangsungnya KAA, semacam alun-alun, Jalan Merdeka, serta Jalan Asia Afrika.

“Masyarakat dihimbau untuk menghindari titik-titik objek jalan pusat kota serta tak memakai jalur yang bersentuhan secara langsung. Jalan yang akan ditutup seputaran Jalan Merdeka serta Alun-alun,” ujar dia.

“Jalan yang bakal terkena akibat langsung serta diperkirakan bakal terjadi kepadatan merupakan Jalan Rajawali, Sudirman, Ototista (Oto Iskandardinata), Lengkong Kecil,  Lengkong Besar, Jalan Sunda, Simpang Lima serta Jalan Ahmad Yani,” ujar dia.

Selain itu berbagai jalan masuk pintu masuk ke Kota Bandung juga ada baiknya dihindari selama KAA berlangsung, semacam Jalan Djundjunan alias Pasteur serta Jalan Ir Djuanda (Dago) bakal terkena akibat dengan cara tak langsung.

Selain sebab pusat kuliner serta sentra pakaian, setiap harinya antrean dari kendaraan juga kerap terjadi di kawasan Pasteur maupun kawasan Dago.

“Akan padat walau tak terkena langsung karena sepanjang ruas jalan tak sedikit persimpangan. Kepadatan di Dago ini sebab daerah wisata serta jalan masuk akses pintu masuk Kota Bandung (Pasteur),” pungkas Santiadji.