Wapres Ingin UN Diulang di Beberapa Wilayah yang Terbukti Curang

Wapres Ingin UN Diulang di Beberapa Wilayah yang Terbukti CurangEkspresi Peserta UN ketika sedang mengerjakan Soal

KabarDunia.com Pemerintah telah mengantisipasi akibat paling besar apabila dugaan kebocoran soal Ujian Nasional memang terbukti. Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) pun mengatakan, apabila memang kecurangan terjadi di daerah tertentu, pemerintah wajib bertindak tegas.

Kalau nyatanya ada sejumlah sekolah yang memang sengaja membocorkan, JK pun meminta ujian di sekolah yang diduga tersebut untuk diulang. “Ujian ulang tak butuh dilakukan di seluruh daerah, hanya beberapa saja daerah yang memang terbukti,” ucap JK, pada Kamis (16/4/2015) di Jakarta.

Sementara untuk sang pelaku pembocoran, umpama apabila itu memang dilakukan dari pihak percetakan jadi perusahaannya wajib untuk dihukum. Tidak hanya itu saja, perusahaan percetakan tersebut juga kalau perlu harus membayar kerugian yang dialami negara.

Ia yakin, bahwa pembocoran soal ujian kali ini ini dapat diungkap, sebab dapat ditelusuri. Salah satu cara untuk mengenal sekolah mana yang sudah memakai soal bocoran Ujian Nasional merupakan dari hasil jawabannya. Kalau jawabannya memang sama, otomatis sekolah tersebut sebelumnya telah mengenal soal Ujian Nasional.

Apalagi, dari total 10.000 soal Ujian Nasional yang telah dibuat hanya sekitar 30 soal saja yang memang bocor ke publik melewati website pencarian Google. Soal-soal Ujuan Nasional itu bocor sejak pada haris Sabtu (13/4/2015). Menurut JK, tak semua orang mengetahui soal tersebut, sehingga lingkup kebocorannya sedikit.

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan telah mengabarkan tentang adanya dugaan kebocoran soal Ujian Nasional ini  Bareskrim Mabes Polri.