Diancam Bom, Pesawat Batik Air Ambon-Jakarta Mendarat Darurat

Diancam Bom, Pesawat Batik Air Ambon-Jakarta Mendarat DaruratPesawat Airbus 320 yang digunakan Maskapai Batik Air

KabarDunia.com Sebuah Pesawat Batik Air yang melayani rute Ambon- Jakarta dengan nomor penerbangan ID-6171 pada pagi ini mendapatkan ancaman bom. Akibatnya, sang pilot, yakni Kapten Luther pun terpaksa mendaratkan pesawatnya dengan cara darurat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.

JA Barata, Kepala Pusat Komunikasi Kementerian Perhubungan membenarkan tentang insiden tersebut. “Ya benar, itu pesawat PK-LAG Air Bus 320,” ucap dari Barata dikutip dari merdeka.com, Jumat (17/4).

Informasi yang berhasil dihimpun oleh tim, pesawat Batik Air tersebut mendarat darurat di Bandara Sultan Hasanuddin pada pukul 07.20 WIT.

Sebelumnya, menurut sebuah informasi, pilot mendapat sebuah kabar dari salah satu menara yang ada di Ambon yang kabarnya  mendapatkan sebuah  SMS dari orang yang tidak dikenal bahwa telah ada bom di dalam sebuah pesawat Batik Air. Kemudian pilot pun akhirnya memutuskan untuk melakukan ‘block on’ di Makassar.

Pada pukul 07.30 WIT, sejumlah 122 orang penumpang serta 6 orang kru pesawat Batik Air serta ekstra kru 3 orang telah sukses dievakuasi menuju ke ruang tunggu yang ada di bandara dengan pengawalan dari sekuriti Antariksa Pura.

Pesawat Batik Air dengan rute terbang Ambon- Jakarta itu diancam bom. Pesawat yang diterbangkan oleh Kapten Pilot Luther.

Kepala Pusat Komunikasi (Kapuskom) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), JA Barata pun membenarkan faktor tersebut. Saat ini, pesawat tengah diperiksa oleh tim Gegana Polda Sulselbar.

“Iya benar, posisi sekarang sedang ditangani oleh tim Gegana,” ceritanya lebih lanjut, Jumat (17/4).

Menurutnya, pesawat Batik Air itu ialah pesawat berjenis Airbus 320. Dampak dari ancaman bom tersebut, pesawat tersebut akhirnya melakukan pendaratan darurat di yang ada di Makassar, Bandara Sultan Hasanuddin.

Namun demikian, dirinya belum dapat memberi info lebih lanjut sebab masih mencoba menelusuri info lanjutan.

“Nanti saya hubungi seusai mendapat info lengkapnya ya,” katanya.

Informasi yang didapat, pesawat berhasil mendarat darurat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, kurang lebih pukul 07.20 WIT.

Ancaman bom sendiri terjadi ketika pesawat telah terbang menuju ke Jakarta. Kemudian, sang Kapten Pilot mendapat info dari Tower Ambon yang sebelumnya telah mendapat sms dari orang tidak di kenal bahwa sudah ada bom di dalam pesawat tersebut. Pilot pun lantas memutuskan untuk mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.