Haryanto Taslam Politisi Senior Gerindra, Meninggal Dunia

Haryanto Taslam Politisi Senior Gerindra, Meninggal Dunia

KabarDunia.com – Berita duka datang dari seorang Eros Djarot, “Innalilahi wainnalilahi rojiun, sudah berpulang ke rahmatullah saudara, sahabat serta tokoh pergerakan nasional, Mas Haryanto Taslam pada Sabtu 14 Maret pukul 20.47 di Rumah sakit Medistra, Jakarta,” ucap Eros pada Sabtu malam (14/3).

Eros memberikan kepastian berita meninggal dunia Hartas, sapaan akrab Haryanto. Sebelumnya, pada Sabtu pagi sempat terjadi kehebohan mengenai berita yang memberitahukan bahwa Hartas telah meninggal, berita tersebut tersebar dengan cara berantai melewati pesan singkat, BlackBerry, WhatsApps, sampai di media sosial.

Menurut Eros yang juga sempat menjenguk Hartas di RS Medistra pada Jumat (13/3) seusai diberitai putranya, Barep Taslam.

Kata Eros, Barep mengangkat ayahnya ke rumah sakit tersebut seusai tersedak makanan cair serta pingsan.

“Selama di rumah sakit, Mas Hartas koma, beritanya otot jantung lemah serta sempat masuk dalam perawatan ICU,” kata Eros.

Musikus, seniman serta politisi ini berbicara dirinya berteman baik dengan Hartas. “Kami sempat sama-sama di Tablod Detik yang dibredel pada 21 Juni 1994 lalu. Saya sebagai Pemimpin Redaksi serta Mas Hartas sebagai Pemimpin Perusahaan,” kata Eros.

Dalam karir politiknya, Eros mengetahui sosok Hartas sebagai salah satu tokoh yang lumayan lama berada di Partai Demokrasi Indonesia yang dikenal cukup loyalis terhadap Megawati Soekarnoputeri. Eros juga menceritakan Hartas sempat menjadi Wakil Sekjen DPP PDI versi Munas 1993 yang turut memilih Megawati sebagai Ketua Umum.

“Mas Hartas juga menjadi salah satu korban penculikan bersama dengan sejumlah aktivis demokrasi pada periode 1996-1998.”

Selanjutnya, Hartas pada 2009 akhirnya memillih bergabung dengan Partai Gerindra yang didirikan oleh Prabowo Subianto serta aktif sebagai Direktur Media Center d partai ini. Selanjutnya sejak tahun 2012, Hartas menjadi Dewan Pembina di Partai Gerindra.

“Saya pribadi merasa sangat kehilangan. Mas Hartas bukan saja sebagai saudara, akang serta keluarga. Dirinya juga adalah kawan yang asik untuk mendiskusikan beberapa hal, khususnya politik serta pergerakan. Saya mendoakan Mas Hartas memperoleh tempat paling baik. Selamat jalan Mas Hartas, sahabat serta keluarga kita tercinta,” kata Eros dengan nada kecewa.