Miris! INKA Ekspor 150 Kereta ke Bangladesh, KAI Malah Import China

Miris! INKA Ekspor 150 Kereta ke Bangladesh, KAI Malah Import China 2

KabarDunia.com – Salah satu perusahaan nasional PT Industri Kereta Api Indonesia atau lebih dikenal PT INKA, baru saja secara resmi mengekspor ratusan kereta api buatannya untuk dikirim ke luar negeri, tepatnya adalah Banglades. Hal ini tentu cukup miris jika mengingat Indonesia sendiri selama ini untuk masalah kereta justru senang membeli dari luar negeri, yang terbaru adalah proyek kereta cepat yang dibuat oleh pabrikan Cina.

M Colik, Senior Manager Humas PT INKA (Persero) mengungkapkan, PT INKA sendiri telah menjalin kontrak dengan Bangladesh untuk memasok kebutuhan kereta mereka pada tahun 2015.

Dalam proses pengadaan tender kereta di Banglades ini, Colik pun dengan bangga mengatakan bahwa INKA sukses mengalahkan sejumlah produsen kereta papan atas dari negera lain, termasuk juga Cina. Bangladesh sendiri disebutkan memesan sebanyak 150 kereta penumpang untuk memenuhi kebutuhan di negara mereka.

Miris! INKA Ekspor 150 Kereta ke Bangladesh, KAI Malah Import China

Colik pun juga mengatakan untuk model kereta yang di ekspor PT INKA ke Bangladesh ini cukup unik, pasalnya desain dari kereta tersebut sudah didesain sedemikian rupa sehingga cocok dengan karakteristik dari masyarakat Bangladesh yang mana masih memiliki tradisi untuk naik atap kereta. maka dari itu, unsur utama dari kereta Bangladesh ini bukan soal aerodinamis namun lebih ke arah rangka dan badan yang kokoh.

“Kereta buatan PT INKA untuk Bangladesh ini dinamakan Sonar Bangla Express yang mana akan menempuh rute dari Kota Dhaka ke Cittagong,” imbuhnya.

Dia pun juga menuturkan peresmian dari kereta Sonar bangla Express ini sendiri sudah dilaksanakan pada Sabtu (25/6) kemarin, langsung oleh Sheikh Hasina Wajed, Perdana Menteri Bangladesh.

Berhasil memasok kereta api ke Bangladesh, Rupanya membuat PT INKA ketagihan. Kini, Colik pun mengatakan mulai membidik Vietnam, Sri Lanka serta Mesir untuk negara selanjutnya agar mau membeli kereta buatan Indonesia juga.