Bukan Ayahnya, Irjen Arman Depari Minta Polres Medan Usut Sonya Depari

Bukan Ayahnya, Irjen Arman Depari Minta Polres Medan Usut Sonya Depari

KabarDunia.com –  Mulai kemarin, nama Irjen (Pol) Arman Depari mendadak menjadi perbincangan di dunia maya, pasalnya Deputi dalam Bidang Pemberantasan BNN ini sedang tersandung karena masalah yang dibuat oleh seorang siswi SMA yang mengaku-ngaku sebagai anaknya saat terkena razia oleh polisi di Medan.

Irjen Arman Depari pun dengan tegas membantah jika siswi yang terdapat dalam sebuah video yang beredar di masyarakat sejak kemarin itu adalah adalah anaknya. Seperti yang diketahui dalam video singkat itu terlihat dengan jelas saat siswi SMA tersebut justru memarahi Polwan yang bernama Ipda Perida Panjaitan karena telah memberhentikan mobilnya. tak hanya itu saja siswi SMA ini pun sampai berani mengancam sang Polwan sambil menunjuk-nunjuk Polwan dan mengancam jika dia bakal menandai dan melaporkannya pada ‘ayahnya’ Irjen Arman Depari.

Namun saat coba dikonfirmasi lebih lanjut, mantan Kapolda tersebut justru mengatakan bahwa “Anak saya tiga orang laki-laki dan semua tinggal di Jakarta,”. dan saat ditanya mengenai upaya hukum apa yang bakal ditempuh terhadap siswi SMA tersebut, Irjen Arman Depari pun masih belum mengetahui tindakan apa yang nantinya bakal diambil, yang pasti dia pastikan bahwa siswi SMA tersebut bukan anaknya.

Seperti yang diberitakan pada sebelumnya, seusai melaksanakan Ujian Nasional (UN) hari terakhir, para siswa SMA yang berada di Kota Medan memang menggelar sebuah konvoi, Rabu (6/4/2016). Saat konvoi tersebut berlangsung, polisi pun akhirnya menghentikan salah satu mobil peserta konvoi, hal ini dilakukan karena mobil Honda Brio tersebut membuka kap bagian belakangnya saat berkonvoi di Jalan Sudirman dekat Hotel Polonia. Saat itu lah tiba-tiba penumpang mobil tersebut yang masih berseragam SMA justru memarahi Ipda Perida Panjaitan yang saat itu hendak menilangnya.

Oke Bu, saya tidak main-main ya, saya tandai Ibu. Saya anak Arman Depari,” ujarnya saat itu sembari menunjuk-nunjuk kepada polwan tersebut.