Bantu Cari Bukti, Australia Minta Pemerintah Tidak Hukum Mati Jessica?

Bantu Cari Bukti, Australia Minta Pemerintah Tidak Hukum Mati Jessica

KabarDunia.com – Sebuah kabar mengejutkan datang dari Jessica Kumala Wongso, Jika sebelumnya dikabarkan gugatan praperadilannya resmi ditolak, kini beredar sebuah kabar yang mengatakan bahwa Jessica tidak bakal mendapatkan hukuman mati meskipun nantinya terbukti telah melakukan pembunuhan.

Kabar ini sendiri sudah berhembus usai salah satu surat kabar di Australia, Sydney Morning Herald, memberitakan mengenai adanya perjanjian kerjasama yang dijalin antara pihak Kepolisian Federal Australia (AFP) dengan Polda Metro Jaya. Menurut yang ditulis surat kabar tersebut, Australia mengajukan syarat jika Indonesia ingin mendapat bantuan dalam penyelidikan kali ini, syarat tersebut antara lain adalah Jessica tidak bakal di hukum mati.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Pihak Polda Metro Jaya telah meminta bantuan kepada Australia untuk membantu dalam penyelidikan kasus yang menjerat Jessica ini, pasalnya Jessica sendiri sebelumnya sempat bersekolah disana. Selain itu Jessica sendiri ternyata saat ini berstatus sebagai permanent resident Australia bukan WNI.

Michael Keenan, Juru bicara Menteri Kehakiman Australia mengatakan kepada Sydney Morning Herald “Pemerintah Indonesia sudah memberikan jaminan, kepada pemerintah Australia yang menyatakan bahwa hukuman mati tidak akan diterapkan di dalam dugaan pembunuhan tersebut,”. Hal ini rupanya dilakukan oleh pemerintah Australia karena mereka tak mau kejadian yang menimpa kepada pelaku Bali Nine kembali terulang. Saat itu, pihak AFP sudah bersedia memberikan sejumlah informasi terkait kasus yang menjerat Bali Nine, namun justru berujung pada eksekusi mati kepada dua warga negaranya, yakni Andrew Chan serta Myuran Sukumaran.

Sementara itu, Kombes Krishna Murti, Dirkrimum Polda Metro Jaya pun menjelaskan bahwa hukuman mati merupakan hukuman maksimal yang bisa diterima Jessica. Jadi masih belum tentu Jessica divonis hukuman mati meskipun pada akhirnya ia memang terbukti telah melakukan pembunuhan di cafe Oliver tersebut.