Dengan Kereta Cepat Ini Jakarta-Bandung Hanya 35 Menit, Ini Harga Tiketnya

Kereta Cepat Jakarta Bandung Sudah Bisa Dinikmati tahun 2019

KabarDunia.comPada tahun 2019 nanti warga Bandung dan Jakarta akan menikmati moda transportasi baru yaitu kereta cepat yang secara resmi pembangunannya dimulai pada Kamis 21 Jan 2016.

Kereta cepat ini mampu menempuh kecepatan hingga 250 kilometer per jam, berbeda dengan kereta yang biasa kita gunakan di tanah air sekarang atau selama ini. Namun dengan kecepatan yang luar biasa tersebut tentu membutuhkan dompet yang tebal untuk membeli tiket nya, berapakah harga tiket yang harus di bayar masyarakat untuk bisa menikmati transportasi kereta cepat ini?.

Menurut data yang kami dapat dari PT. Kereta Api Cepat Indonesia China atau di singkat KCIC untuk menikmati kereta cepat ini masyarakat jakarta dan bandung cukup membayar tiket sekali perjalanan seharga Rp. 200.000 per orang, Harga tersebut sudah dihitung sedemikian rupa dan disesuaikan dengan perkiraan perekonomian warga pada tahun 2019 nanti.

Kereta cepat ini akan melewati beberapa stasiun penting yakni antara lain, Stasiun Halim, Karawang, Stasiun Walini dan stasiun Tegalluar.

Jalur kereta cepat ini akan melewati jalur bawah tanah juga, jalurnya membentang sepanjang 142 km (kilometer), sedangkan jalur bawah tanahnya sepanjang 22,5 km.

Dengan Jarak Tempuh dan Panjang Jalur kereta cepat ini maka bisa kita hitung berapa waktu yang dibutuhkan naik kereta antara jakarta dan bandung, maka bisa kita prediksi waktu bisa ditempuh hanya dengan 35 menit jakarta badung.

KCIC menuturkan bahwa proyek transportasi ini akan mempekerjakan 39.000 orang ketika kontruksi kereta, dan 20 ribu pekerja ketika kontruksi Transit Oriented Development (TOD). Pada beberapa stasiun yang di lewati kereta cepat ini akan di bangun beberapa kawasan industri kreatif berbasis pada perkembangan Information Teknologi (IT).

Pada tahap awal penerapan kereta cepat di jakarta bandung ini PT KCIC akan mengadakan 11 set Electrical Multiple Unit (EMU) dimana setiap set terdiri dari 8 kereta.

Itu berarti satu Kereta mampu mengangkut penumpang tidak kurang dari 583 setiap kali pemberangkatan. Jumlah tersebut hanyalah tahap awal penerapan kereta cepat indonesia ini, pada tahap berikutnya akan bertambah hingga 1000 penumpang setiap kali pemberangkatan kereta Jakarta – Bandung.