Gedung DPR Digeledah KPK dan Brimob, Fahri Hamzah Mengamuk

Gedung DPR Digeledah KPK dan Brimob, Fahri Hamzah Mengamuk

KabarDunia.com – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, mengamuk di Gedung DPR. hal ini bermula saat para penyidik KPK sedang melakukan penggeledahan di gedung Nusantara 1 lantai 6, seperti yang dilaporkan kehadiran para penyidik KPK ini sendiri adalah untuk menggeledah ruang kerja dari Damayanti Wisnu, Fraksi PDI-P yang sebelumnya telah tertangkap tangan atas kasus dugaan suap terkait adanya pembahasan mengenai proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU-PERA) tahun 2016.

Namun rupanya, politisi yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini tiba-tiba saja naik pitam melihat adanya penyidik KPK yang hadir dengan sejumlah anggota Brimob yang lengkap dengan sebuah senjata laras panjang.

Saking marahnya, Fahri pun sampai berkata “Jangan geledah bawa-bawa senjata, Tidak boleh bawa senjata ke sini (gedung DPR). Nanti saya bilang Kapolri, saya yang tanggung jawab,” ujarnya dengan nada yang meninggi.

Dengan adannya bentakan dari Fahri ini, para penyidik KPK pun merasa kaget dan langsung menghentikan kegiatan mereka kemudian tak lama ada salah seorang penyidik yang terlihat menggunakan ponselnya untuk menghubungi seseorang yang belum diketahui.

Usai membentak para penyidik KPK, Fahri pun langsung keluar dari ruangan tersebut. Namun, ketika berada di dekat pintu keluar Fahri pun kembali mengamuk begitu melihat ada barisan anggota Brimob dengan senjata laras panjang berada disana.

“Saya minta tidak ada senjata di Gedung Parlemen ya. Itu sudah sesuai prosedurnya,” bentak Fahri.

Ketika coba ditanya oleh awak media terkait kemarahannya kali ini, Fahri pun mengatakan bahwa dirinya tidak suka dari keberadaan para anggota polisi yang lengkap dengan senjata laras panjang tersebut di sekitar gedung DPR.

“Saya nggak marah digeledah, cuma saya nggak suka aja bawa senjata. Nanti saya juga mau minta surat-suratnya,” jelas Fahri.